Mengejar tiket gratis

Mengejar tiket gratis? tiket apakah itu? bukan tiket kereta, bis, apalagi pesawat tapi tiket nonton gratis.

kejadian ini kami (riffanisa) alami sewaktu kelas 2 sma. Diawali dengani saya mengikuti kuis dr sebuah radio. Pertanyaannya tentang film “Meet the Fockers” yang waktu itu sedang rilis. Entah karena beruntung atau karena saya memang cuma saya  yg mengikuti kuis itu atau waktu itu cuma saya satu-satunya pendengar radio itu yang kebetulan ikut kuis. Ehm ada bisikan kalau sepertinya karena alasan no3 hahaha (radio yg saya dengar waktu itu tidak begitu terkenal di bandung).

sebagai pemenang kuis, saya diharuskan pergi ke kantor radio tersebut untuk mengambil hadiah berupa tiket nonton untuk 2 orang. Langsung saya ajak sahabat dan teman sebangku saya untuk menikmati hadiah ini berdua (kan memang untuk berdua) sambil dengan semena-mena saya memintanya untuk mengantar saya mengambil hadiah itu ke suatu alamat yang dengan sangat menyesal kami berdua sama-sama tidak tahu dimana tepatnya kantor radio itu berada walaupun kami sudah mengantongi alamat tersebut.

kami (riffanisa) dengan jeniusnya bertanya pada guru olahraga. kenapa guru olahraga? karena guru yang terdekat dengan kami waktu itu y guru olahraga ini yang sedang mengajari kami bermain bulu tangkis. Berbekal info yang kami dapat dr sang guru, kami sepakat  akan mengambil hadiah itu besok, sepulang sekolah karena hari itu kami terlalu lelah setelah berlatih bulu tangkis.

Petualangan kami benar-benar penuh kejutan.  Ketika mencari-cari alamat kantor radio itu kami tersesat dengan suksesnya. Padahal kan kami sudah mengikuti petunjuk dari sang guru (yang kami anggap lebih mengenal kota bandung). Kami naek angkot dan turun di tempat yang sudah diinfokan sebelumnya. Setelah bertanya sana sini (baca : supir angkot). Akhirnya kami sampai di jalan yang dimaksud. Ternyata jalan itu ada di daerah pasteur. Seandainya sejak awal kami tahu kalau jalan itu ada di daerah pasteur harusnya kami tidak perlu nyasar-nyasar dulu.

Agak lega telah menemukan jalan yg di maksud dan tahu arah pulang ke rumah (ini penting sekali), kami pun berjalan kaki untuk menemukan nomor bangunan. Pencarian kami belum berakhir dan ternyata masih panjang. Kami tidak dapat menemukan nomor bangunan yang dimaksud. Tanya orang sekitar tentang kantor radio tersebut pun tidak ada yang tahu. Kok bisa sih warga sekitar tidak tahu ada kantor radio di lingkungannya? apakah radio ini abal-abal. Tapi ada sebuah bangunan yang kami rasa punya energi berbeda dengan bangunan lainnya di jalan itu. Bangunan itu serasa memanggil-manggil kami Hahaha..feeling kami bilang kalau kantor radio itu ada di dalam bangunan itu.

Dengan ragu-ragu kami masuki halaman gedung itu dan mengatakan maksud kami pada seseorang yang ada di sana yang untungnya langsung tanggap dan meminta kami menunggu. Saya sudah menyiapkan fotokopi ktp (ini syarat pengambilan hadiah). singkat cerita hadiah itu sudah ada di tangan kami. Seingat saya hanya selembar kertas dan fotokopi ktp saya ternyata tidak dibutuhkan. Aneh, kenapa radio ini begitu percaya pada kami? hadiahnya langsung dikasih gitu aja, ga pake ngecek ktp dll.gimana kalau kami bukan benar-benar pemenang hadiah itu? Kami pulang dengan perasaan agak kecewa karena bioskop yang harus kami datangi adalah bioskop di kings. Selain jauh dari rumah kami juga karena kami pikir bioskop ini kurang asyik (ampuuunnnn ampuuunnnn!!! semoga tidak ada yang tersinggung).

Hari yang dinanti tiba, horey kami akan nonton gratis. Tiba di bioskop kings. Kami agak kecewa (lagi). Sepi sekali dan pilihan filmnya tidak ada yang menarik. Karena kami bebas memilih film apapun yang kami mau, kami memilih menonton The Wicker Park yang dibintangi Josh Hartnett dan Diane Kruger. Sebenarnya cerita dari film ini cukup menarik tapi terlalu banyak adegan yang…(you know what hahaha). Penonton di dalam ruang bioskop pun hanya sedikit dan ruangannya benar-benar tidak nyaman. Dalam hati saya berjanji tidak akan menonton di bioskop itu lagi selama masih ada pilihan bioskop lainnya (kecuali dapet tiket nonton gratis lagi hahaha). Tapi lumayan lah kami dapat hiburan dan pengalaman baru. Dan setelah dipikir-pikir, ongkos yang kami keluarkan sewaktu mengambil hadiah itu tidak jauh berbeda dengan harga tiket tapi ada perasaan bangga (sedikit) karena seingat saya itu adalah pertama kalinya saya memenangkan hadiah dari media cetak&elektronik.

Terlepas dari semua rintangan dan rasa kecewa yang kami hadapi, pengalaman ini adalah salah satu petualangan seru yang kami alami berdua. Kami pasti tertawa puas ketika petualangan ini kami bahas ulang.

Senangnya berpetualang bersama sahabat baik.

Iklan

Alhamdullillah, kesempatan itu dateng lagi

alhamdulillah, berulang kali ku ucap syukur atas kesempatan yang sekali lagi diberikan. Kali ini, tentu saja, aku ga berniat untuk menggagalkan kesempatan itu. setelah melalui doa-doa, airmata, keyakinan, juga jatuh bangun yang ga sedikit, kali ini aku ngerasa sangat siap.

minggu2 berat udah berlalu, pikirku.

hehhe..agak sedikit berlebihan pedenya sich tapi aku ngerasa sekaranglah saatnya impianku tercapai. mimpi untuk hidup mandiri, mimpi untuk terbang jauh ke negeri yang selalu aku dambakan, mimpi untuk dapat membahagiakan orang2 terkasih…^_^

rasanya aku ga sabar untuk segera sampai kesitu, tapi masi beberapa ujian yang harus aku lalui untuk sampai kesana, tapi aku ga ragu untuk menghadapinya dengan seulas senyum dan keyakinan di hati.

pikirku, “Hey, kamu pernah melewati yang lebih berat daripada ujian ini, aku yakin aku pasti bisa!” hehehhe…menurut buku favorit aku yang judulnya Secret karangan Bu Rhonda yang sangat memberi inspirasi dalam hidup saya akhir-akhir ini, keyakinan tidak akan menyakiti siapapun, malah keyakinan ngasih banyak kekuatan untuk meraih apa yang kita mau.

bagiku, keyakinan itu seperti doa yang selalu kupanjatkan ketika salat. keyakinan itu bagaikan kekuatan seperti sahabat yang selalu ada saat kita terpuruk, keyakinan itu seperti obat saat harapan mulai memudar.

dan sekarang aku merasa sedang berjalan di atas jalan yang telah Tuhan siapkan untukku. analoginya, kalo dulu aku banyak ngambil jalan memutar sebelum mencapai tempat tujuanku. tapi sekarang aku udah ngambil jalan terdekat dan berada di jalur yang benar dan semakin dekat ama mimpiku.

aku ngerasa Tuhan sedang memberi petunjuknya. yang aku lakukan hanyalah melakukan yang terbaik, berdoa, berusaha lebih keras, dan mimpi itu segera terwujud. amin…bismillah

wajib dibawa ketika travelling

salah satu hal penting ketika travelling adalah….. PACKING…..

semakin sering seseorang melakukan travelling biasanya waktu yg dibutuhkan orang itu untuk packing akan semakin singkat (pan udah berpengalaman ye)

ini adalah versi riffanisa tentang hal-hal yang wajib dibawa ketika travelling (baca : wajib dibawa oleh kami)

versi #1

  • dompet; ini penting banget kan? semua uang buat belanja kan ada di situ
  • ktp; buat identitas gito lho
  • payung; siap-siap sebelum hujan eh bisa dipake buat ngelindungin qt dr sinar matahari jg
  • buku bacaan; ini untuk menghindari bosan di perjalanan..kalau mau baca buku di dalam alat transportasi harus lihat-lihat dl, karena ada beberapa kendaraan  malah bikin kepala pusing karena guncangan..
  • mp3; ini juga untuk menghindari bosan
versi #2
  • tisu; ini serba guna banget, buat ngelap keringet kek, buat gantiin anduk kek (kalau darurat), dll
  • uang receh; bisa membantu buat situasi tak terduga hehehe
  • tas kecil; tas kecil ini tuh banyak dijual, itu lho yg dari kain dengan motif yg lucu2 kdg jadi suvenir di acara pernikahan atau mengganti fungsi plastik biar lebih ramah lingkungan..nah tas ini bisa dipakai buat nyimpen pakaian kotor atau buat nyimpen oleh2 hehe
  • mukena; biar kalau mau sholat mudah, soalnya bnyak musola atau penginapan yg nggak nyediain mukena
  • buku bacaan/majalah; fungsi utamanya sih untuk menghindari bosen tp ada fungsi sampingannya juga seperti buat gaya2an aja hahaha
nah ada yang bisa bedain nggak mana versi nisa dan mana versi riffa??

kangen ibu

Habis tidur sejenak eh mimipiin ibu. Mimpi dateng ke rumah tua di bogor, rumah dimana ibu ma saudara2nya dan kakek saya tinggal. Rumah ini ditinggali ibu saya swaktu belum nikah. Tempat nene iyos (adek kakek) tinggal. Karena ne iyos ga punya anak jd tinggal bareng sama ibu saya dan saudara2nya (paman bibi saya). Di mimpi ini saya ketemu ne iyos trus beliau nunjukin dapurnya yg udah tua.

Lho katanya mimpiin ibu??kok malah mimpi ketemu nene iyos??
Sebelum mimpiin rumah di bogor, saya mimpi ketemu ibu saya. Karena skr saya tinggal di beda tempat ama ibu (ibu di bandung, saya di pacitan) ehm sebenernya udah lama sih saya ga tinggal satu rumah ma ibu. Sejak saya masuk sma. Jadi dulu waktu saya mau pindah ke pacitan mikirnya ah udah biasa kok tinggal jauh dr orang tua.

Balik lagi ke mimpi, di mimpi saya itu, ibu dtg ke pacitan..eh bukan gitu, saya nemuin ibu ada di bagian belakang rumah (pdhl rumah yg saya tempatin skr kgk ada bag belakangnya, orang cm kyk paviliun gitu hehe). Nah bag belakang rmh ini tuh bener2 sedanya, dindingnya tuh bambu tp atapnya genteng. Ada panggungnya gt dr bambu jg nah ibu saya duduk di panggung itu. Ceritanya mau masak (baca: ngulek bumbu). Ngobrollah saya ma ibu ttg ngejemur pakaian (apa hubungannya coba ngejemur pakaian ma ngulek bumbu? Yah namanya juga mimpi ska ga nyambung dan loncat2 gt kan).

Bangun dr mimpi eh ga tahu knp malah nangis sesenggukan. Inget ibu, kangen masakan ibu (dr kemaren sih), pengen pulang ke bandung (pdhl br minggu kmren ke sana).

Ibuuuuu, anakmu ini kangen hehe.. Kirim lah masakan kemari di sini kgk ada yg enak hahahaha. Kemarn udah sms gitu ke ibu, eh ibu malah ngabibita bilang hbs botram ma tetangga dan enak bgt.

Nanti klo saya pulang ke bdg bakal minta dimasakin yang enak2 (obsesi terpendam).

_nisa_

orang-orang dari masa lalu

Apa yang terpikir dalam kepala kita begitu ngelihat foto-foto kita semasa  TK,SD, SMP? Beribu kenangan muncul lagi satu per satu mirip film yang diputer ulang. Kita bakal ingat sama hal-hal yang pernah kita lalui dulu.

Sewaktu saya masih duduk di bangku SMA rasanya aneh setiap kali ketemu sama temen-temen se-SMP atau se-SD  yang memang udah cukup lama nggak ketemu. Ga tahu kenapa rasanya kayak masuk ke mesin waktu terus balik lagi ke masa lalu. Saya jadi ingat waktu SD pernah nguntit anak baru sampai depan rumahnya, manjat-manjat pohon kersen, plus maen sepeda ampe item. Emang konyol sih tapi jadi bikin saya  ketawa kalau ingat itu. Kalau ketemu temen SMP langsung inget jaman-jamannya mulai ngeceng. Awal-awalnya mulai iseng ngerjain guru. Karena ini, makanya setiap kali ketemu temen lama saya langsung menyebut mereka ‘orang-orang dari masa lalu’. Eits ntar dulu! Jangan ampe mikir kalau orang-orang itu beneran dari masa lalu yang datang ke sini lewat mesin waktu hehehe . Saya menyebut mereka ‘orang-orang dari masa lalu’ soalnya setiap kali ketemu mereka ingetan saya tentang jaman baheula langsung keluar.

Saya baru ngerasa masuk lagi ke jaman ‘sekarang’ begitu kumpul-kumpul sama temen SMA. Dalam hati saya langsung bilang ‘akhirnya balik lagi ke masa sekarang’ karena ternyata nggak semua ingetan tentang masa lalu itu adalah hal-hal yang memang menyenangkan kadang yang buruk-buruk juga muncul. Tapi tanpa saya sadari bahwa temen-temen (SMA) yang sekarang bareng saya cepat atau lambat akan dapat julukan ‘orang-orang dari masa lalu’ begitu saya melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Bener nggak?

Hidup emang terus berputar. Kita semua bakal berubah. Nggak selamanyaorang sekarang bareng kita bakal terus bareng kita. Setiaporang harus ngelanjutin hidupnya sendiri, harus ngejar mimpi-mimpinya. Saya dan teman-teman sering banget bilang nggak mau ninggalin masa-masa SMA yang menyenangkan. Saya yakin semuaorang setuju kalau masa SMA memang masa paling asyik. Bahkan saya pernah dengar ibu-ibu di komplek saya bilang kalau mereka pengen ngulangin masa SMA lagi. Bahkan pelajaran yang paling susah dan guru yang paling galak aja balak dikangenin. Tapi kalau dipikir-pikir justru masa yang paling berharga itu  karena memang nggak bisa diulang. Kalau kita memang benar-benar mesti ngulang masa SMA karena nggak lulus mau nggak? Pasti jawabannya nggak maukan?

Rasanya emang sedih sih mestipisah sama temen-temen yang udah ngisi hari-hari kita. Saya aja nggak bisanahan airmata pas ngelihat CD kelas saya. Di situ ditayangin foto-foto di dalam kelas, waktu jalan-jalan, pertandingan bola, bahkan pas lagi belajar. Saat-saat berjuang bareng ngadepin UAN dan SPMB bareng plus pas lagi pelepasan di mana saya dan teman-teman dengan bangga memperlihatkan medali sekolah dan berfose memakai kebaya serta jas.

Abis nonton CD itu saya baru sadar bahwa mereka ( temen-temen SMA) juga akan jadi ‘orang-orang dari masa lalu’ saya. Dan hal ini udah terjadi karena masa-masa SMA udah berlalu sejak 5 tahun yang lalu. Tapi bukan berarti saya akan melupakan mereka. Mereka akan tetap ada dalam memori saya. Dengan adanya julukan yang saya buat itu saya hanya ingin mengingatkan diri saya sendiri bahwa saya harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin denganorang-orang yang sekarang bersama saya. Karena tidak selamanya kami akan bersama. Lakukanlah yang terbaik hari ini bersama orang di dekat kita seakan nggak akan ada lagi hari esok.

 

_nisa_

 

5 jam di kota hujan

Hari minggu kemarin, 29 mei 2011, saya pergi mengubjungi kota hujan. Niat awalnya sih mau nengok sodara yang sakit tapi teuteup ujung2nya jalan2 hehehe

Karena perjalanan ini singkat dan banyak dihabiskan dgn ngobrol ngalor ngidul di rmh sodara hehehe (biasanya kalau udah ketemu kan nostalgia2 dan keketawaan) jd waktu buat jalan2 cuma sebentar.

Rumah sodara saya di daerah budi agung tp saya sempet maen ke daerah lanud atang sendjaya, ya cuma sekedar lewat sih hehehe

Sempet juga jalan2 di trotoar dekat istana bogor yang banyak kijangnya itu. Si uncal lagi asyik merumput.

Sorenya, sebelum pulang ke bandung, sekotak makaroni panggang sudah saya kantongi. Horeeee!!!! Akhirnya bisa makan makanan ini jg.

not only doing more but also doing better (mario teguh)

seseorang mengatakan bahwa masa depan dan masa kini adalah berawal dari ucapan dan keyakinan.

udah hampir setaun berlalu, tapi Tuhan masih menguji saya dengan belum mempercayakan saya pada suatu “kesibukan”. Bagi saya, setelah mengalami berbagai peristiwa, pengalaman, dan akhirnya menemukan keyakinan dan seseorang yang benar-benar dapat dipercaya, saya yakinin bahwa ujian ini merupakan bentuk kasih sayang yang di atas.

dengan cara ini saya kuat. dengan cara ini saya lebih bijak dan dewasa. sabar memang awalnya pahit, namun seiring dengan berjalannya waktu, saya merasa saya lebih tegar dan mampu meraih apapun yang saya inginkan. semua itu hanya masalah waktu.

meski kadang, selalu aja ada saat-saat menyebalkan dan pengalaman pahit ketika orang terdekat mengatakan ha-hal yang menyakitkan, ketika sesuatu yang buruk terjadi, menghapuskan semua harapan dan menimbulkan kemarahan, tapi seiring dengan air mata yang jatuh, keyakinan pun timbul.

suara dikepala yang mengatakan, “Kamu pasti bisa melalui ini semua!Kamu ga akan kalah oleh hal2 konyol yang mereka katakan karena hanya diri kamu sendiri yang mampu membawa kamu keluar dari ini semua”

keyakinan itu membuat saya bangkit. harga diri saya tidak mengijinkan saya kalah karena omongan orang2 yang bahkan ga tau seberapa besar saya berjuang. karena saya adalah saya. saya begitu mencintai diri saya sehingga ga ingin melihat diri saya terperosok lebih jauh ke dalam jurang kesedihan.

keyakinan yang tadinya kecil kemudian tumbuh menjadi kuat itu membuat saya mampu melewati hari demi hari untuk menyongsong hari yang lebih cerah. saya yakin waktu itu sudah ada digenggaman saya, hanya tinggal saya genggam dan syukuri keberhasilannya. pasti.

Previous Older Entries